5 Tanaman Herbal Ini Terbukti Solusinya Ampuh Mengatasi Rambut Rontok - xkvessel.com

Breaking

Thursday, January 25, 2018

5 Tanaman Herbal Ini Terbukti Solusinya Ampuh Mengatasi Rambut Rontok

MASALAH rambut rontok bisa dialami oleh siapa saja dan sangat mengganggu. Agar kondisinya tidak semakin parah, coba solusinya dari tanaman herbal ini.

Untuk menjaga kesehatan, ketebalan dan kekuatan rambut, umumnya Anda memerlukan perawatan rambut yang mumpuni. Pasalnya, rambut rontok umumnya terjadi akibat usia, tapi bisa juga karena penyebab lain seperti kehamilan, stres, infeksi, kemoterapi, dan bahkan kelebihan vitamin A dapat menyebabkan rontoknya rambut secara perlahan.
Berbagai ramuan dari berbagai tanaman herbal digadang bisa mengatasi dan mengurangi beberapa penyebab rambut yang mulai rontok perlahan. Apa saja tanaman herbal untuk mengatasi rambut rontok?

Berbagai tanaman herbal yang dapat memperbaiki rambut rontok, yaitu:
1. Bunga chamomile
Bunga Chamomile
Jean Valnet, penulis “The Practice of Aromatherapy”, menyarankan Anda untuk membilas rambut Anda menggunakan air rendaman bunga chamomile. Gunakan 6-7 bunga chamomile yang berwarna kekuningan, lalu rendam di air hangat yang didinginkan selama 20 menit di wadah tertutup.
Rendaman ini baiknya digunakan setelah Anda mencuci rambut. Gunakan sebagai air bilasan ke kulit kepala dan batang rambut. Anda tidak perlu membilas ulang dengan air, tapi cukup dikeringkan menggunakan handuk saja. Kandungan zat anti inflamasi pada bunga chamomile juga bisa meredakan peradangan atau iritasi pada kulit kepala.

2. Daun sage
Daun Sage
Daun sage sudah lama dikenal sebagai salah satu tanaman herbal untuk rambut rontok. Untuk menggunakan daun sage ini, Anda bisa menggunakan 1 sendok makan daun sage yang dikeringkan sembari merendam ke dalam satu liter air mendidih. Dinginkan selama 30 menit dan aduk perlahan. Gunakan air rebusan ini sebagai cairan pembilas rambut sehari-hari.

3. Daun jelatang

Daun Jelatang
Tahukah Anda kalau daun jelatang dipercaya sebagai tanaman herbal untuk mengatasi rambut rontok? Ya, kerontokan rambut umumnya bisa terjadi karena tubuh kekurangan mineral, yang bisa berakibat buruk pada tubuh. Menurut “The Encyclopedia of Healing Plants”, daun jelatang bisa menjadi obat diuretik, yang membantu tubuh menghilangkan racun yang mungkin menyumbat penyerapan mineral dalam tubuh.

Daun herbal untuk rambut rontok ini biasanya digunakan dengan cara direndam dengan air hangat selama beberapa menit dan dibilaskan ke rambut dan kulit kepala. Anda juga bisa menggunakan daun jelatang sebagai teh herbal, lho. Caranya, rebus 3 sendok daun jelatang, pisahkan dengan batangnya. Diamkan sampai hangat, lalu Anda bisa tambahkan beberapa sendok teh madu untuk menikmatinya.

4. Daun bunga rosemary
Daun Bunga Rosemary
Daun bunga rosemary dipercaya bisa membantu mengatur sirkulasi darah ke seluruh tubuh. Anda bisa mencoba menyeduh beberapa teh daun. Minum teh bunga rosemary, juga bisa bisa membantu mengembalikan rambut rontok akibat sirkulasi darah yang tidak lancar di bagian kulit kepala.
Sedangkan “The Illustrated Encyclopedia of Healing Remedies”, juga merekomendasikan untuk menggunakan air rendaman daun bunga rosemary guna membantu menumbuhkan kembali rambut setelah kemoterapi. Sayangnya, minum air rebusan daun rosemary ini, tidak dianjurkan bagi ibu hamil. Karena bunga rosemary bisa merangsang menstruasi, yang mana kurang baik digunakan jika Anda sedang hamil.

5. Daun gingko biloba
Daun Gingko Biloba
Daun ginkgo biloba adalah tanaman yang berasal dari China. Daun gingko biloba ini bentuknya seperti kipas dan bermanfaat untuk merangsang sirkulasi darah dan oksigen, terutama ke otak dan sistem saraf. Dengan mendukung kelancaran sirkulasi darah dalam tubuh, daun gingko biloba juga bisa membantu meringankan ketegangan saraf dan rambut rontok yang disebabkan oleh stres.
Jangan sembarangan pakai ramuan herbal untuk mengatasi rambut rontok. Beberapa tanaman herbal untuk rambut rontok di atas memang efektif. Namun, adakalanya Anda harus membatasi penggunaannya, khususnya untuk ibu hamil.

Ibu hamil masih diperbolehkan untuk menggunakan dalam pemakaian luar saja, contohnya seperti menjadi tanaman herbal tersebut sebagai air bilasan keramas. Untuk pemakaian dari dalam seperti diminum atau dimasak, ada baiknya Anda berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu untuk mencegah risiko pada janin dan kesehatan yang mungkin saja bisa terjadi. Demikian ditulis situs Hellosehat.

Sumber : Okezone

No comments:

Post a Comment