Featured,

Fenomena Alam Badai Matahari yang Jarang Terjadi

12.39 New Hiver 0 Comments

Badai Matahari merupakan suatu proses terjadinya pelepasan energi magnetic dengan sebab adanya peningkatan suhu plasma matahari dan partikel lain. Pelepasan energy matahari menyebabkan ledakah dahsyat ke luar angkasa yang berkecepatan lebih dari 1.000.000 mil/jam. 
Badai Matahari
Badai Matahari. (foto: liputan6.com)
Ledakan yang terjadi di matahari dapat menyemburkan awan electron, ion dan atom melalui korona ke ruang angkasa. Dalam ukuran yang cukup besar, awan electron yang disemburkan bisa mencapai bumi dalam 1-2 hari. Total energy yang dilepaskan saat terjadi badai matahari setara dengan jutaan bom hydrogen yang memiliki ukuran 100 megaton. 

Ketika matahari berada pada periode solar maksimum, matahari berada dalam keadaan aktif, plasma matahari pun mengalami peningkatan suhu hingga jutaan derajat celcius. Ketika mencapai suhu tertentu, plasm matahari akan meledak dan menyemburkan berbagai partikel seperti electron, proton dan ion. 

Badai matahari terakhir terjadi pada 5 Desember 2006, mengakibatkan adanya gangguan proses komunikasi daratan dan sinyal navigasi GPS selama 10 menit serta merusak instrument image sinar X matahari pada satelit GOES 13.

0 komentar: